Al-Qur'an pertama kali diturunkan secara keseluruhan dari Lauh Mahfuzh (tempat penyimpanan segala ketetapan Allah) ke Baitul Izzah di langit dunia. Peristiwa ini terjadi pada malam Lailatul Qadr sebagai tanda kemuliaan Al-Qur'an.
Dalil Al-Qur'an:
Allah berfirman:
إِنَّآ أَنزَلْنَـٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan."
(QS. Al-Qadr: 1)
Para ulama seperti Ibnu Abbas menyebutkan bahwa ayat ini merujuk pada penurunan pertama Al-Qur'an ke Baitul Izzah.
2. Penurunan secara bertahap kepada Rasulullah ﷺ
Setelah berada di Baitul Izzah, Al-Qur'an diturunkan secara beransur-ansur melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad ﷺ selama 23 tahun.
Penurunan ini berlangsung sesuai dengan kejadian atau kebutuhan umat Islam (asbabun nuzul).
Dalil Al-Qur'an:
Allah berfirman:
وَقُرْءَانًۭا فَرَقْنَـٰهُ لِتَقْرَأَهُۥ عَلَى ٱلنَّاسِ عَلَىٰ مُكْثٍۢ وَنَزَّلْنَـٰهُ تَنزِيلًۭا
"Dan Al-Qur'an itu telah Kami turunkan secara beransur-ansur agar engkau membacakannya perlahan-lahan kepada manusia, dan Kami menurunkannya bagian demi bagian."
(QS. Al-Isra: 106)
3. Penurunan ke hati Rasulullah ﷺ
Malaikat Jibril menyampaikan wahyu kepada Rasulullah ﷺ dengan cara yang langsung berkesan dalam hati beliau. Wahyu tersebut diterima dengan kekuatan hafalan yang luar biasa.
Dalil Al-Qur'an:
Allah berfirman:
وَإِنَّهُۥ لَتَنزِيلُ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ ✻ نَزَلَ بِهِ ٱلرُّوحُ ٱلْأَمِينُ
عَلَىٰ قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ ٱلْمُنذِرِينَ ✻
"Sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam. Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau menjadi salah seorang pemberi peringatan."
(QS. Asy-Syu’ara: 192–194)
Dalam hadis, disebutkan bahwa wahyu terkadang datang berupa suara lonceng atau langsung melalui Malaikat Jibril dalam bentuk asli atau manusia. Rasulullah ﷺ merasakan beratnya wahyu ini, hingga kadang beliau berkeringat meskipun di cuaca dingin.
Sebagai kesimpulan, proses penurunan Al-Qur'an dimulai dari Lauh Mahfuzh ke Baitul Izzah secara keseluruhan, kemudian diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ secara bertahap melalui Malaikat Jibril. Tujuannya agar Al-Qur'an mudah difahami, diamalkan, dan menjadi petunjuk bagi umat manusia.

0 Comments